PENGELOLAAN dan PENGENDALIAN SISTEM INFORMASI KOMPUTER
Kami mahasiswa STIE Perbanas Surabaya, yang tengah menempuh mata kuliah “Sistem Informasi Manajemen” kelas G dari kelompok 4. Blog ini kami buat sebagai tugas akhir dari mata kuliah ini. Selain cerita tentang pengelolaan dan pengendalian sistem informasi komputer, kami juga melampirkan artikel yang berhubungan dengan perlindungan sistem informasi. Tugas ini mengacu pada buku “Management Information Systems”/ Kenneth C.Laudon, Jane P. Laudon.Nama kelompok 4, terdiri dari :
- Nurdiana Kartika R. 2007.310.248
- Hanny Yovita A. 2007.310.251
- Aini Rakadini 2007.310258
- Aini Andhonowarih W. 2007.310.260
- Azmi Mafidah J. 2007.310.261
- Nurul Febrina 2007.310.267
- Muyessaroh 2007.310.270
Pengelolaan dan pengendalian sistem komputer merupakan kegiatan – kegiatan yang dilakukan untuk meyakinkan bahwa pengendalian di dalam sistem berbasis teknologi informasi berjalan dengan baik untuk mencegah dan mengatasi gangguan – gangguan terhadap sistem komputer.
Pengendalian terbagi dalam 2 kelompok :
- Pengendalian secara umum
- Pengendalian aplikasi
- Kesalahan Teknis
ü Kesalahan syntax
ü Kesalahan logika perangkat lunak
- Gangguan lingkungan
ü Bencana alam
ü Listrik
- Kesalahan manusia
ü Kesalahan data
- Kesalahanyang disengaja:
ü Computer crime
ü Computer related crime
Tindakan untuk melakukan atau menciptakan gangguan dari kesalahan yang disengaja tersebut, dapat dilakukan dengan cara:
- Sistem merupakan target kejahatan, cara ini termasuk kedalam computer abuse atau computer crime. Contoh: komputer dan data menjadi target pencurian.
- Komputer menjadi alat untuk melakukan kejahatan, termasuk dalam computer-related crime. Misal: membeli barang dengan kartu kredit curian lewat internet
- Komputer digunakan untuk mengintimidasi, termasuk dalam computer abuse atau computer crime. Misal: memasang bomlogic dalam sebuah program.
- Komputer menjadi perantara untuk melakukan kejahatan, termasuk computer abuse atau computer crime
- Data tampering atau data diddling, yaitu dengan cara merubah data sebelum, atau selama proses dan sesudah proses dari sistem komputer.
- Penyelewengan program, program computer dimodifikasi untuk maksud kejahatan tertentu :
Teknik – teknik penyelewengan program :
- Virus, adalah suatu segmen dari kode-kode bahasa mesin yang kecil yang melekat kedalam program computer lainnya yang akan menginfeksi program lainnya.
- Worm, adalah suatu program tersendiri bukan suatu bagian segmen dari suatu program yang bersembunyi didalam program lainnya.
- Trojan horse, adalah suatu program computer yang tidak legal yang berada didalam program computer lain yang sah dan akan aktif/diaktifkan pada saat-saat tertentu
- Round down technique adalah bagian program yang akan membulatkan nilai pecahan kedalam nilai bulat dan mengumpulkan nilai-nilai pecahan yang dibulatkan tersebut.
- Salami slicing adalah bagian program yang memotong sebagian kecil dari nilai transaksi yang besar dan mengumpulkan potongan-potongan tersebut dalam periode tertentu dan tempat tertentu
- Piggybacking adalah menyadap jalur telekomunikasi dan ikut masuk kedalam sistem komputer bersama-sama dengan pemakai sistem komputer yang resmi
- Masquerading adalah penetrasi ke sistem computer dengan menggunakan identitas dan password dari orang lain yang sah.
- Scavenging yaitu penetrasi kedalam sistem computer dengan memperoleh identitas dan password dari mencari didokumen perusahaan.
- Eavesdropping adalah penyadapan informasi dijalur transmisi priva
- Membina pelaku dalam, yakni dengan :
ü Melatih karyawan
ü Memberikan perhatian kepada karyawan yang tidak puas
- Memasang pengendalian di sistem komputer, dengan 2 cara :
ü Aplikasi: Input, proses, dan out put
- Memeriksa keefektifan pengendalian yang sudah dipasang, dengan tujuan:
ü Meningkatkan integritas data
ü Meningkatkan efektifitas sistem
ü Meningkatkan efisiensi sistem
- Merencanakan perbaikan akibat gangguan
- Pengendalian Keamanan Data, berperan sebagai:
ü Proteksi file
ü Pembatasan pengaksesan
ü Data back up dan recovery
- Pengendalian Keamanan Fisik, berperan sebagai :
ü Pengaturan lokasi fisik
ü Penerapan alat pengamanan
Antivirus merupakan cara untuk mencegah penyelewengan program atau gangguan. Tetapi antivirus tidak menjamin keamanan sistem informasi 100%, karena setiap antivirus memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dan kekurangan antivirus misalnya :
- Kelebihan :
ü Software pendeteksi, pengahapus, penyembuh, dan pemblock akses yang tidak disetujui oleh sistem.
ü Sebagai penangkal serangan program jahat dari luar area sistem.
ü Bisa diibaratkan dokter bagi sistem kita.
- Kekurangan :
ü Fals alarm (Kesalahan pendeteksian) dan kesalahan Menghapus file-file penting
ü Sepertinya lebih banyak kelebihan daripada kekuranganya.
Antivirus terbaik semestinya cukup mudah digunakan bagi para pemula. Software antivirus mesti efektif memindai/scanning dan mengidentifikasi serangan virus, begitu juga ketika membersihkan dan mengisolasi file-file yang terinfeksi. Memiliki laporan yg mudah dimengerti pada setiap scan. Tersedia banyak bantuan/help yang juga mudah dibaca dan dipelajari sehingga kita mengetahui aktivitas dan kapabilitasnya dengan mudah. Berikut beberapa kriteria yg dapat digunakan untuk mengevaluasi sebuah software anti-virus
- Mudah penggunaannya. Software anti virus yg baik harus mudah digunakan, tanpa memandang kemahiran dan pengetahuan kita.
- Efektif k etika mengidentifikasi virus dan semacamnya. Produk antivirus terbaik dapat mengenali data-data yang terinfeksi dengan cepat melalui pemindaian secara real-time, mencari dan menemukan virus pada banyak tempat, termasuk email, aplikasi pesan instant, web browsing dan sebagainya.
- Effektiv ketika membersihkan dan mengisolasi file-file yg terinfeksi. Software anti virus yg terpercaya mampu membersihkan dengan sempurna, menghapus atau mengkarantina file-file yg terinfeksi – menghentikan penyebaran virus dalam harddisk atau melalui jaringan.
- Laporan Aktivitas. Anti virus yg baik segera memberikan notifikasi dari virus-virus yg ditemukan melalui scanning real time dan menyediakan hasil scanning/pemindaian yg mudah dibaca beserta data virus dan kerusakan yg ditimbulkannya
- Fitur. Adanya fitu-fitur tambahan (plugin) menjadikan sebuah anti virus semakin ampuh dalam memberikan perlindungan. Anti virus yg tangguh selalu menawarkan bermacam tool, mulai dari pemindaian real-time biasa hingga yg lebih canggih, pemindaian heuristik dan pemblokiran script, anti virus semakin baik jika pilihan opsi tungsi toolnya lebih banyak.
- Instalasi dan setup yg mudah. Anti-virus semestinya mudah diinstall dan digunakan hanya dnegan beberapa klik mouse saja.
- Dokumentasi help/bantuan. Anti virus termutakhir biasanya banyak help-nya, mencakup dukungan via email, chat online atau melalui telepon. Juga mestinya ada dokumen-dokumen online, seperti pengetahuan dasar dan FAQ atau daftar pertanyaan-pertanyan umum seputar software tsb. sumber:https://empat4.wordpress.com/2009/06/19/pengelolaan-dan-pengendalian-sistem-informasi-komputer/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar